Category

Powered by Blogger.

WhatsApp Unggul di Pengguna, Line Menang dari Pendapatan

by Unknown  |  in TEKNOLOGI at  01:37

WhatsApp Unggul di Pengguna, Line Menang dari Pendapatan

SEOUL - Aplikasi pesan instan kian menjamur dan terus bermunculan. Lazimnya, kesuksesan aplikasi seperti Line, WhatsApp, WeChat, dan lainnya dinilai dari jumlah pengguna dari aplikasi tersebut. Benarkah demikian?


Nyatanya, jumlah pengguna yang banyak tidak selalu sejalan dengan pendapatan tinggi. Berdasarkan data yang dikeluarkan perusahaan bernama Activate, diilustrasikan jika para kreator aplikasi pesan digital dari Asia mendapatkan dolar, maka pembuat aplikasi sejenis dari Amerika hanya mendapatkan sen (cent), apa maksudnya?

Dijelaskan oleh Activate, semisal WeChat, perusahaan tersebut mampu menghasilkan revenue dari tiap penggunanya (per user) sebanyak USD7. Adapun Kakao Talk dan Line, masing-masing mampu mendulang pundi pendapatan mencapai USD4,24 (per user) dan USD3,16 (per user).

Sementara itu, WhatsApp yang digadang-gadang merajai produk aplikasi pesan instan, hanya mampu mendapatkan revenue 6 cent (sen) per user. Sedangkan Viber mendapat 1 sen, dan Facebook tidak memiliki mendapatkan sama sekali per user.

Artinya, WeChat mampu menghasilkan pendapatan sekira USD42 miliar dengan hanya memiliki 600 juta pengguna aktif per bulan. Sedangkan Line dengan total pengguna aktifnya yang mencapai 200 juta, mendapatkan USD632 miliar.

Bandingkan dengan WhatsApp yang memiliki total pengguna aktif paling gemuk yakni 900 juta pengguna aktif, hanya menuai uang USD54 miliar.

Perbedaan ini terletak pada model bisnis yang mereka terapkan di dalam aplikasinya masing-masing. WhatsApp, hanya menerapkan metode pembayaran tahunan (yearly fee). Sementara Line, WeChat, dan lainnya menjual berbagai macam konten seperti stiker, aplikasi, game dan lainnya.

Facebook pun mencoba melakukan cara yang sama dengan kompetitor yang berasal dari Asia. Mereka mulai menjual stiker, tetapi belakangan gimmick tersebut akhirnya disediakan secara gratis.
Activate juga memprediksi, pengguna aplikasi pesan mobile ini akan terus tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Proyeksi mereka, pengguna layanan tersebut akan bertambah menjadi 1,1 miliar pengguna baru pada 2018.

Angka tersebut berasal dari 579 juta pengguna di wilayah Timur Tengah dan Afrika, serta 265 juta pengguna di Asia yang belum memanfaatkan aplikasi tersebut.

0 komentar:

Proudly Powered by Blogger.